only you

Rabu, 17 Desember 2014

laopran komunikasi pembangunan


MANAJEMEN KOMUNIKASI PEMBANGUNAN
“Strategi Komunikasi Pemasaran Industri Budi Daya Ikan Lele di Desa Cialam Jaya Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan”



OLEH:
La Ode Abdul Asis Hasidu (D1A112050)
Dewi Susanti (D1A111094)
Wa Ode Haida (D1A111040)
Fitriani (D1A112041)
Suprayitno (D1A112040)


JURUSAN AGRIBISNIS
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS HALU OLEO
2014

BASMAL~4KATA PENGANTAR


Assalamu Alaikum Wr. Wb.
Puji Syukur kami panjatkan kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa karena berkat limpahan karunia-Nya, saya dapat menyelesaikan  pembuatan  Laporan Praktikum Komunikasi Pembangunan yang berjudul Strategi Komunikasi Pemasaran Industri Budi Daya Ikan Lele di Desa Cialam Jaya Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan.
Laporan ini disusun dalam rangka menyelesaikan tugas yang diberikan sebagai salah satu kewajiban sebagai seorang mahasiswa, yang merupakan  salah satu syarat untuk mengikuti ujian. Saya sebagai penyusun, menyadari bahwa laporan ini masih banyak kesalahan dan kekurangan, olehnya itu saya sangat mengharapkan kritik ataupun saran dari dosen yang bersangkutan dan teman-teman, untuk kesempurnaan dalam pembuatan laporan selanjutnya.
Wassalamu Alaikum Wr. Wb,.


Kendari,     Desember 2014


 
 
                                                                                                                      



Penyusun

 
 




DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR.......................................................................................   i
DAFTAR ISI.......................................................................................................  ii

I. PENDAHULUAN...........................................................................................
A. Latar Belakang............................................................................................ 1
B. Rumusan Masalah........................................................................................ 2
C. Tujuan.......................................................................................................... 2
D. Manfaat....................................................................................................... 2

II.  METODE PENULISAN .............................................................................  
A. Metode Penulisan........................................................................................ 3
B. Teknik Pengumpulan Data........................................................................... 3
D. Pelaksanaan................................................................................................. 3

III. PERMASALAHAN..................................................................................... 4

IV. PEMBAHASAN...........................................................................................
A. Gambaran Umum Wilayah.......................................................................... 5
B. Profil Usaha................................................................................................. 5
C. Pemasaran.................................................................................................... 6
[
V. APLIKASI MODEL STRATEGI KOMUNIKASI................................... 8

VI. KESIMPULAN............................................................................................ 9

LAMPIRAN







I.            PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Indonesia merupakan negara yang luas dan kaya akan keanekaragaman hayati, misalnya ikan lele (Clarias Batrachus). Budidaya ikan lele sudah banyak dilakukan oleh masyarakat, terutama dengan semakin maraknya Usaha Warung Pecel Lele di berbagai daerah salah satunya di saerah Kota Kendari. Ikan lele sudah sejak lama menjadi salah satu komoditas perikanan yang sangat populer di kalangan masyarakat. Sebelum tahun 1990-an, menurut masyarakat Kota Kendari, ikan lele merupakan binatang yang mengelikan dengan bentuk seperti sular dan hidup di tempat yang kotor. Tetapi saat ini pamor ikan lele menjadi naik.
Pertumbuhan dan perkembangan selera masyarakat akan ikan lele berdampak pada semakin banyaknya pengusaha ikan lele yang ada di Sulawesi tenggara, baik usaha pembibitan lele maupun usaha penjualan lele pedaging. Salah Satu daerah yang sejak lama terkenal sebagai daerah penopang Kota Kendari yaitu daerah Konda, Kabupaten Konawe Selatan merupakan daerah penghasil ikan lele terbesar di Sulawesi Tenggara. Perkembangan industri pertanian di daerah ini memang cukup pesat, bukan hanya pada industri pertanian dan perikanan namun juga industri perkebunan.
Berdasarkan hal tersebut maka diperlukan Analisis kegiatan pemasaran dan analisis model komunikasi khususnya dalam kegiatan pemasaran hasil perikanan ikan lele pada salah satu industri perikanan lele di Desa Cialam Jaya Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan.







B.    Rumusan Masalah
Rumusan masalah dalam laporan ini yaitu:
1.      Bagaimanakah perkembangan usaha perikanan lele di darah Konda Kabupaten Konawe Selatan?
2.      Bagaimanakah kegiatan pemasaran hasil perikanan lele di salah satu industri budi daya lele di Daerah Konda? 

C.    Tujuan
Tujuan dari laporan ini yaitu:
1.      Untuk mengetahui perkembangan usaha perikanan lele di darah Konda Kabupaten Konawe Selatan.
2.      Untuk mengetahui kegiatan pemasaran hasil perikanan lele di salah satu industri budi daya lele di Daerah Konda.

D.    Manfaat
Manfaat dari laporan ini yaitu:
1.      Memberikan ilmu pengetahuan kepada mahasiswa tentang budi daya lele serta perkembangan industri lele di daerah Konda Kabupaten Konawe Selatan.
2.      Memberikan masukan alternative teknik komunikasi pemasaran ikan lele kepada salah satu petani ikan lele di daerah Konda.







II.         METODE
A.    Lokasi dan Waktu
Praktikum ini dilaksanakan pada hari 9 Desember 2019 bertempat di salah satu tempat industri budi daya ikan di Desa Cialam Jaya, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan.
B.    Teknik Pengumpulan Data
Adapun teknik pengumpulan data yang akan dilakukan dalam penelitian ini adalah:
a.       Observasi. 
Observasi dilakukan dengan mengamati langsung objek dilapangan dan melakukan pengambilan gambar berupa foto yang dianggap akan mendukung kegiatan penelitian ini. Objek amatan pada lokasi studi antara lain; kondisi fisik rumah masyarakat, arah hadap rumah terhadap sungai serta perilaku masyarakat dalam membuang sampah.
b.      Kuesioner.
Kuesioner dilakukan dengan cara menyebarkan daftar pertanyaan tertulis kepada responden yaitu Kepala Keluarga yang tinggal di lokasi studi, untuk dijawab pula secara tertulis oleh responden. 
c.       Study pustaka
Study pustaka merupakan teknik pengumpulan data melalui beberapa sumber buku dan hasil observasi terkait penelitian. Data sekunder yang kami peroleh yaitu data Demografi penduduk Desa Cialam Jaya, Kecamatan Konda.

C.    Pelaksanaan
Praktikum dilakukan di pada industri budi daya ikan lele Pak Mukti Di Desa Cialam Jaya, Kecamatan Konda.

III.             PERMASALAHAN
Permasalahan uatama yang ada di Desa Cialam Jaya, Kecamatan Konda yaitu permasalahan ketersediaan air baik sebagai kebutuhan keluarga maupun untuk kebutuhan usahatani. Permasalahan tersebut semakin parah dengan tidak aktifnya kelompok tani yang ada di desa tersebut. Industri budi daya ikan Pak Mukti juag turut merasakan hal tersebut, namun karena menggunakan sistem irigasi dan drainase yang teratur kini Industri budi daya ikannya tidak lagi menghadapi kendala kekurangan air. Masalah saat ini yang dihadapi  Industri ikan lele yaitu ketidak pastian permintaan pasar. Banyak para petani ikan air tawar tidak meningkatkan produksinya karena ketakutan akan kurangnya permintaan pasar. Berdasarkan hal tersebut maka dibutuhkan teknik pemasaran yang baik untuk mangatasi masalah tersebut. 












IV.             PEMBAHASAN
A.    Gambaran Umum Wilayah
Desa Cialam Jaya memiliki luas daerah 214 Ha dengan jumlah kepala 1.696 orang dan 470 kepala keluarga. Desa Cialam jaya memiliki potensi dalam bidang pertanian, peternakan.  Sebagian besar penduduk di Desa Cialam Jaya memiliki provesi sebagai petani. Wilayah Desa Cialam Jaya bagian uatara berbatasan dengan Desa Pombula Jaya, bagian barat berbatasan dengan Desa Masagena, bagian selatan berbatasan dengan Desa Lawoila dan bagian timur berbatasan dengan Desa Tanea. 
B.    Profil Usaha
Usaha budi daya ikan lele bertempat di Desa Cialam Jaya Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan. Usaha budi daya lele didirikan sejak tahun 1986. Pemilik industri lele yaitu Bapak Mukti. Usaha budi daya ikan air tawar pak mukti tidak hanya terbatas pada budi daya lele namun Pak Mukti juaga menjual jenis benih dan ikan pedagaing lainnya seperti gurame, koi, ikan mas, ikan bawal, dan ikan nila. Pendapatan rata-rata usaha ikan air tawar Pak Mukti mencapai hingga Rp 13.000.000 per bulan. Kerugian terbesar yang dialami pak mukti yaitu pada saat banjir tahun 2013 yang mencapai kerugian Rp 30.000.000,-. Moto dari Pak Mukti yaitu keberhasilan adalah ujian dan kegagalan adalah ujian, manusia hanya mampu berusaha untuk selalu memanfaat rejeki yang diberikan kepada Allah SWT. Berikut identitas pemilik industri budi daya ikan air tawar.
Nama
:
Mukti
Usia
:
41 Tahun
Pendidikan Terakhir
:
Sekolah Menengah Atas (SMA)
Pengalaman Usahatani
:
Pengalaman didapat sejak kecil secara turun-temurun dari orangtua


C.    Pemasaran
Kegiatan pemasaran merupakan kegiatan yang sangat penting dalam kegiatan usahatani. Semua kegiatan pemasaran yang dilakukan oleh industri budi daya ikan di Desa Cialam Jaya tidak menggunakan periklanan hal ini dilakukan karena ketidak pastian permintaan pasar selain itu kegiatan periklanan hanya akan menambah biaya usahatani, mereka hanya menggunakan sistem jaringan dalam kegiatan periklanan usahataninya. Pak Mukti yang merupakan salah satu petani ikan lele menggunakan sistem pemasaran pesan antar, hal inilah yang merupakan salah satu faktor yang membuat cukup banyaknya  pembeli ikan milik Pak Mukti.
Telah banyak instansi yang berkerjasama dengan Pak Mukti salah satunya yaitu Dinas Perikanan Kota Kendari, Dinas Pertanian Kabupaten Muna, Hotel Zahra dan petani ikan lainnya. Benih ikan diperoleh dari Balai Benih Besai Suka Bumi. Benih ini diperoleh dari Balai Benih Besai Suka Bumi karena benih yang peroleh memiliki kualiatas yang baik serta tidak rentan terhadap penyakit. Petani budi daya ikan lele di Desa Cialam Jaya tidak ingin mengganti sumber benih mereka karena mereka takut akan kualitas benih lainnya. Mereka pernah membeli benih dari pihak lain namun sangat rentan terhadap penyakit. Pakan ikan didapt dari toko pakan di Desa Cialam karena ikatan sosial. Petani ikan lele di Desa Cialam Jaya tidak pernah membeli pakan ke tempat atau toko lain karena selain kepercayaan yang diberikan kepada pemasok pakan para petani juga memiliki ikatan kekeluargaan dan tingginya budaya gotong ronyong. Harga ikan yang ditawarkan para petani ikan lele di Desa Cialam Jaya cukup beragam tergantung pada jenis ikan dan ukurannya. Petani ikan di Desa Cialam Jaya tidak hanya menjual benih ikan namun juga menjual ikan pedaging. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pendapatan dari petani.
Berdasarkan hasil wawancara yang telah kami lakukan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pendapatan usahatani dari segi pemasaran yaitu dengan melakukan design model periklanan usaha namun pemasarannya dengan sistem pesan antar namun pengiriman akan dilakukan beberpa bulan kemudian untuk menunggu kesiapan petani dan pertumbuhan ikan. Diamana apabila petani langsung mempersiapkan ikan pedaging dan benih ikan mereka takut akan ketidak pastian pasar atau terjadi over produksi. Dengan sistem pemasaran tersebut maka petani tidak akan mengalami kondisi over produksi namun terjadi penambahan permintaan.


















V.                APLIKASI MODEL STRATEGI KOMUNIKASI
Strategi komunikasi yang kami lakukan menggunakan design komunikasi Proses-P. Strategi Komunikasi Proses-P merupakan salah satu design komunkasi yang dapat membantu komunikan dalam melakukan komunikasi terhadap sasarannya. Berikut gambar design komiunikasi Proses-P:
(Gambar 1. Design Komunikasi Proses P)
1.      Analisis Audiens/Komunikasi - Kegiatan ini kami lakukan dengan menganalisis peserta, perilaku dan jaringan komunikasi yaitu petani industri budi daya ikan lele di Desa Cialam Jaya. Analisis ini meliputi analisis masalah usaha, sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat.  
2.      Desain Strategis – Setelah menganalisis audiens yaitu petani budi daya ikan lele kami mencoba untuk membuat design atau cara komunikasi akan akan kami lakukan termasuk tujuan komunikasi, pilihan jaringan, implementasi dan M & E rencana.
3.      Pengembangan & Pengujian - termasuk pengembangan pesan dan pre-tes
4.      Implementasi & Pemantauan - termasuk pembangunan kapasitas.
5.      Evaluasi & Perencanaan ulang.

VI.             KESIMPULAN
Berdasarkan hasil praktikum yang kami lakukan permesalah utama para petani Desa Cialam Jaya yaitu ketersediaan air dan strategi pemasaran yang kurang efektif. Hal ini diperparah dengan tidak aktifnya kelompoktani untuk mengatasi masalah pertanian di Desa Cialam Jaya termasuk industri budi daya ikan lele. Perlu adanya bantuan dari pemerintah dan instansi terkait untuk memberikan penyuluhan mengenai strategi pemasaran dan pengelolaan air di Desa Cialam Jaya.



























VII.          LAMPIRAN
(Gambar 2. Foto Petani Ikan Lele)

(Gambar 3. Foto Tempat Budi Daya Ikan Lele)

(Gambar 4. Foto Kelompok dan Petani Budi Daya Ikan Lele)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar